Food for School
 
   Jumat, 26 Rabiul Awwal 1431 / 12 March 2010
 
Head Office
Perkantoran Ciputat Indah Permai
Jl. Ir. H. Juanda No. 50
Blok B-8 Ciputat 15419
Telp. +62 21 741 4482
Fax. +62 21 742 0664
Email : info@aksicepattanggap.com

Donation
Rekening ACT Aksi Cepat Tanggap :

Bank BNI Syariah
No. Rek. 96110239

Bank Syariah Mandiri
No. Rek. 0040119999

Bank Mandiri
No. Rek. 1280004555808

Bank Muamalat Indonesia
No. Rek. 3040022915

Bank Central Asia
No. Rek. 6760303133

Transfer Internasional BCA
Swift Code : CENAIDJA

Penelusuran
Cari :


Kategori :


Gugah
Makna Kecepatan Dalam Respon Bencana
2009-02-18 12:08:55

Kecepatan dan profesionalitas respon merupakan investasi terbaik untuk meraih nyaris segalanya : penyelamatan dan mengatasi dampak buruk bencana, meraih kepercayaan masyarakat dan donor, dan meraih kepercayaan (tsiqoh) juga kecintaan (mahabbah) dari Allah SWT. Bukankah sedekah terbaik adalah sedekah yang diberikan saat hati terbetik untuk memberikan sedekah. Amal terbaik adalah amal yang disegerakan, maknanya adalah kecepatan. Bukankah Shalat terbaik adalah Shalat  yang disegerakan saat setelah tiba waktunya?

Bukankah mu’amalah terbaik adalah ketika seseorang menyegerakan membayarkan hutangnya? Bukankah berlomba lebih cepat memberi salam kepada saudaranya merupakan keutamaan? Bukankah bangun malam lebih cepat (awal) untuk bersujud bermunajat kepada Allah SWT itu lebih baik?

Bukankah membuat masyarakat korban bencana lebih cepat bahagia itu juga lebih baik? Jadi lebih cepat beramal, lebih cepat bekerja, lebih cepat menjalankan program berarti lebih cepat mengatasi masalah, lebih cepat menuai keberhasilan, lebih cepat sampai di tujuan, lebih cepat meraih mahabbah Allah SWT, lebih cepat meraih ke-taqwaan, dan  bahkan bisa lebih cepat meraih kemenangan syahadah!

Oleh karena itu siapkan bekal ruhiyah yang tinggi yang akan tetap menjaga semangat, komitmen, dan mujahadah kita. Nikmati lezatnya kesertaan Allah SWT dalam medan amal ini dan yakinlah bersama Allah SWT semuanya menjadi mudah.  Oleh karena itu siapkan dan terus pelihara niat dan ikhlasan supaya amal kita berbuah kemanisan bukan kepahitan. Oleh karena itu siapkan bekal pikiran yang jernih, cerdas, dan totalitas. Jangan sekali-sekali apalagi rutin dan getol menyetor masalah.

Sebaliknya tunjukkan kemampuan kita menyelesaikan masalah. Jangan sekali-kali mengubah pahala menjadi dosa dan jangan sekali-kali menjadi perusak sejarah kebaikan. Oleh karena itu  siapkan bekal kecerdasan sosial yang prima : empati, simpati, peduli, saling menyemangati, meneguhkan kebersamaan, tak menahan racun dalam hati, tak berprasangka buruk dengan sesama tim, mencemooh, menggunjing, merasa lebih hebat dan merasa lebih berjasa, jangan ada sensasi pribadi, ujub, berbangga diri, jangan merusak hati karena menyukai apresiasi orang, dan buang perasaan merasa telah beramal lebih baik.


Oleh karena itu siapkan bekal profesionalitas manajemen yang baik : bayangkan bahwa kita sedang merancang bangunan amal yang lebih indah dari istana, bekerjalah sebagai seorang visioner agar tak cepat bosan, jangan terjebak dengan rutinitas, statis, dan stag. Bersiaplah dengan dinamika yang tinggi, jangan apriori dengan perubahan yang cepat. Bersiaplah bekerja dalam tim yang solid. Pahami dan laksanakan tugas dan tanggungjawab sebagai kewajiban amal masing-masing. Berlombalah karena Allah SWT untuk menjadi yang terbaik.


Mulailah bekerja dengan rencana, buatlah target dan berusaha untuk mencapainya, mulailah bicara dengan data dan fakta. Mulailah menyelaraskan kehebatan berkata-kata dengan kehebatan meraih hasil kerja. Jangan sekedar membawa angin surga tetapi bawalah surga itu sebagai realita. Jadilah yang aktif dan pro- aktif, jangan pelit untuk berkomunikasi, jangan pelit berbagi informasi, lakukan supervisi dan evaluasi, dan belajarlah terus tanpa henti untuk menyempurnakan amal.


Target Output Program Aksi

Bagi Masyarakat Korban : menjadi masyarakat model yang tegar, sabar, mampu mandiri. Masyarakat yang memiliki budaya hidup terhormat dan maju : disipilin, kerja-keras, belajar tanpa henti, gotong-royong, dan peduli.  Bagi Lembaga : mempunyai basis dukungan publik sebagai pra-syarat menjadi lembaga go public, lembaga mempunyai donor society sebagai modal untuk memperkuat pendanaan program lembaga, potensial menjadi market leader di dunia kemanusiaan, mampu menjadi lembaga model di dunia kemanusiaan, khususnya dalam penanganan bencana. Bagi masyarakat  dan Negara : menghidupkan budaya peduli masyarakat, masyarakat  donatur mempunyai sarana wisata social, masyarakat akan menjadi subjek kerelawanan, negara memiliki asset : lembaga sosial dan masyarakat relawan, urusan Negara beralih dari pemerintah ke masyarakat. Negara dan permasalahanya diurus oleh masyarakat bukan semata oleh pemerintah, masyarakat harus menjadi subjek bukan objek.

Penutup

Kata cerdik pandai bangsa asing, orang Indonesia terkenal dengan kemampuan personalnya yang memukau, tetapi lemah dalam tim. Makanya bangsa ini tak pernah bisa meraih kejayaan bagi rakyatnya, apalagi memimpin kejayaan umat sedunia. Mudah-mudahan kita-kita ini, dimulai dari medan bencana ini, bersama Allah SWT berubah menjadi manusia baru Indonesia yang dibekali kemampuan untuk membangun kejayaan masyarakat dan  bangsa. Tetapi jika mengelola satu dusun korban bencana pun kita tak mampu, maka jangan teruskan mimpi indah kita untuk membangun kejayaan itu!!! Apalagi berangan-angan meraih surga, ahhh… malu aku dengan Tuhanku…... (ahy)



Informasi Aktual
BNI 46 Datangkan 3 Truk Logistik

Untuk menjaga ketersediaan logistik, BNI 46 dan BAMUIS BNI 46 mengirimkan berbagai logistik yang dibawa 3 truk. Isinya antara lain beras, air mineral, sayur mayur, daging ayam, bubur bayi, telur, minyak goreng, dan lain-lain. Selain itu, truk tersebut juga berisi pembalut, personal hygiene, dan sandang layak pakai. Gempa bumi yang disusul oleh bencana tanah longsor di desa Cikangkareng membuat masyarakat harus mengungsi karena rumah mereka sudah rusak dan khawatir terjadi gempa dan longsor susulan.


Penyaluran Bantuan ACT-Unilever Tembuh Daerah Terpencil

ACT salurkan bantuan kemanusiaan dari Unilever untuk korban bencana gempa di Garut. Sampai saat ini bantuan berupa kebutuhan sehari-hari telah didistribusikan di Kabupaten Garut telah dinikmati para korban gempa  di lima desa di Kabupaten Garut.



Humanitarian Care Society
Daftar Donatur
klik di sini untuk melihat donatur dan donasi mereka.

Daftar Relawan
masih banyak saudara kita yang membutuhkan bantuan tenaga kita, segera daftarkan diri anda jangan tunda lagi. klik di sini untuk mendaftar. Klik di sini unutk melihat daftar terdaftar.

Join ACT Mailing List (milis)


Our Partners